BRMP Sulbar dan Dinas Pertanian Majene Dorong Swasembada Pangan
MAJENE-Kepala BRMP Sulawesi Barat bersama PJ Swasembada Pangan Kab. Majene menggelar pertemuan koordinatif dengan jajaran Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Majene. Pertemuan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas, didampingi Kabid Tanaman Pangan, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kabid Hortikultura, serta Kabid Irigasi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Majene. Agenda utama membahas tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Pertanian ke Majene yang membawa sejumlah program strategis.
Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan benih bawang merah sebanyak 10 ton, dengan target tanam pada September 2025. Kabupaten Majene yang dikenal sebagai sentra produksi bawang merah di Sulawesi Barat dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Selain benih, bantuan lainnya meliputi kambing yang telah tersalur, serta traktor roda empat sebanyak 10 unit dan traktor roda dua sebanyak 2 unit yang sedang dalam proses distribusi. Tambahan alat pertanian seperti pompa air (50 unit), kultivator (10 unit), dan IRPOM (2 unit) turut memperkuat dukungan teknis bagi petani.
Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 menjadi acuan penting dalam pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Kepala BRMP Sulawesi Barat menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, terutama dalam pengelolaan irigasi yang efisien dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan arahan nasional untuk memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi sumber daya lokal.
Pengusulan sistem perpipaan untuk pertanaman sawah di Desa Tubo Poang turut dibahas sebagai langkah konkret mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Majene. Infrastruktur irigasi yang memadai diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap musim hujan. Dukungan teknis dan kelembagaan dari BRMP serta komitmen pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Majene menyatakan komitmen penuh terhadap program swasembada pangan. Dukungan terhadap pertanaman bawang merah akan dimaksimalkan mengingat potensi wilayah yang strategis. Koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program, meningkatkan efisiensi pelaksanaan, serta memperkuat posisi Majene sebagai lumbung pangan yang tangguh dan berdaya saing.